Mari Kenali Stunting Dari Sekarang




Pernah gak sih bun kalau anak-anak kita di beda-bedain dari segi fisik. Dikatain pendek,si unyil atau kok kecil banget sih. Saya pun mengalami bun, beberapa kali saya merasakan sakit hati kalau anak saya di katain seperti itu. Tapi saya berfikir kenapa ya anak saya seperti ini. Banyak yang bilang ini karna pengaruh gen, dan saya baru tau akhir-akhir ini ternyata anak saya mengalami stunting bun. 


Apa sih stunting itu? 

Stunting adalah kondisi gagal pertumbuhan pada anak akibat kekurangan gizi dalam jangka waktu yang lama, sehingga anak lebih pendek dari anak normal seusianya.
Selain tumbuh pendek stunting juga menimbulkan dampak lain, yaitu 
* Dampak jangka pendek yaitu pada masa kanak-kanak perkembangan menjadi terhambat,penurunan fungsi kognitif,penurunan fungsi kekebalan tubuh,dan gangguan sistem pembakaran. 
* Dampak jangka panjang yaitu pada masa dewasa timbul resiko berbagai penyakit,seperti jantung koroner,hipertensi dan obesitas.

stunting di Indonesia masih tinggi, yaitu sekitar 29,6% di atas batasan yang ditetapkan WHO (20%). Penelitian Ricardo dalam Bhutta tahun 2013 menyebutkan balita stunting berkontribusi terhadap 1,5 juta (15%) kematian anak balita di dunia dan menyebabkan 55 juta anak kehilangan masa hidup sehat setiap tahun.

Nah, untuk menekan angka tersebut masyarakat perlu memahami apa sih penyebab stunting? Salah satu penyebab stunting adalah :

1. Kurangnya anak-anak memakan makanan yang bergizi,rendahnya asupan vitamin dan mineral.
 
2. Pola asuh yang tidak baik ketika memberikan makan pada anak. 

3. Terjadinya infeksi pada ibu,kehamilan pada remaja,gangguan mental pada ibu,jarak kelahiran anak yang pendek dan hipertensi.

4. Rendahnya akses terhadap pelayanan kesehatan.

Untuk itu bun wajib banget nih kita sebagai orang tua harus memberikan asupan makanan yang bergizi untuk anak-anak kita. Kalau bukan kita yang bergerak siapa lagi bun? Ini untuk masa depannya juga loh bun. Saya pun termasuk anak yang stunting mungkin, karna saya juga berbadan mungil seperti ibu saya. Ya mungkin semasa saya remaja kurang asupan gizinya. 

Tapi tenang bun stunting juga bisa di cegah agar anak-anak kita nanti bisa tumbuh dengan sehat dan juga ceria. 

Untuk mencegah stunting antara lain :

1. Memberikan makanan bergizi dari awal janin dalam kandungan sampai awal kehidupan anak (1000 hari pertama kelahiran). Ini yang harus di galakkan, pengalaman saya memang waktu hamil sangat mual sehingga males makan, tapi biar gimanapun kita harus mau makan demi janin yang di dalam kandungan, dan agar pertumbuhannya nanti tidak terhambat.

2. Memberikan kecukupan makanan yang bergizi pada remaja perempuan agar ketika dia mengandung ketika dewasa tidak kekurangan gizi. 
Ternyata ini sangat berpengaruh banget ya,dan inilah yang menentukan gimana nanti pertumbuhan anak-anak kita. 

3. Rajin memantau perkembangan dan pertumbuhan anak di pusat pelayanan kesehatan terdekat untuk mencegah terjadinya stunting sedari dini.

Yuk bun kita semangat terus untuk memberikan makanan yang bergizi. 
Makanan bergizi gak mesti harus mahal loh bun, ada banyak menu yang murah meriah dan bisa di olah menjadi masakan yang anak-anak kita sukai. 

Mari ciptakan generasi maju dengan asupan yang bergizi. 
Semangat bunda.


#MombassadorSGMEksplor
#SGMeksplor
#GenerasiMaju 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Awas Banyak Nyamuk Aedes Aegepti Di Musim Penghujan

Gabung di Klub Bisa Dapet Voucher Belanja dan Elektronik

Tantangan dari Wahana Mola-Mola Jet Spinner